Follow me :

BREAST CANCER AWARENESS

Monday, November 2, 2015
Breast Cancer Awareness. Holla fellas~ beberapa waktu lalu saya menghadiri acara Let's Defeat Breast Cancer : We're Stronger Together di Main Atrium Pondok Indah Mall 2 hosted by Cici Panda. Dan juga ada salah satu dokter bedah dari RS. Siloam Simatupang, Dr. Roys Pangayoman, dan juga 2 nara sumber yang akan membagi pengalaman nya dalam memerangi penyakiti kanker payudara ini, dan juga performance dari band pendatang baru dan juga Brianna Simorangkir. Saya juga akan fokus dengan pengenalan Kanker Payudara dan deteksi dini nya. Yuuk nge-rumpiin BH :P Let's read aloud~


breast-cancer-awareness.jpg


PENGERTIAN KANKER PAYUDARA 


Breast Cancer atau Kanker Payudara adalah suatu kondisi yang  ditandai dengan teradinya pertumbuhan sel-sel abnormal secara tidak terkontrol pada kelenjar payudara. Sel-sel tersebut membelah diri lebih cepat dan di luar kendali, sehingga jumlahnya berlebihan dan dapat menyebar ke organ tubuh lain nya. [Source : KalahkanKanker]. So ladies, kita harus hati hati terhadap benjolan yang terdapat di payudara kita sekecil apapun bentuknya, menurut Dokter Roys Pangayoman, jika benjolan di payudara tersebut sudah teraba (terasa) oleh jari tangan, ada kemungkinan sudah kanker  stadium II. Dan ternyata, tidak hanya perempuan saja yang bisa terkena kanker payudara, kanker ini juga bisa 0,1% menghampiri pria.



12 TANDA KANKER PAYUDARA [Source : KalahkanKanker.com]

Segera lakukan pemeriksaan dan konsultasi ke dokter, jika menemukan tanda-tanda seperti ini di payudara kamu :


1. Kulit Payudara Mengeras

2.  Terdapat Seperti Lesung Pipi

3. Tumbuh Gumpalan Seperti Daging

4. Kulit Payudara Kemerahan

5. Kulit Payudara Mengelupas

6. Tumbuh Pembuluh Darah Pada Kulit Payudara

7. Puting Mengeluarkan Cairan

8. Puting Masuk

9. Kulit Payudara Mengerut Seperti Buah Jeruk

10. Terdapat Benjolan

11. Kulit Payudara Berlekuk

12. Payudara Berubah Bentuk


12-tanda-kanker-payudara.jpg



FAKTOR RISIKO KANKER PAYUDARA [Source : Kalahkankanker.com]


Ada beberapa faktor yang menyebabkan seorang perempuan berisiko tinggi terkena kanker payudara :

1. USIA : Mayoritas kasus kanker payudara terjadi pada perempuan berusia di atas 50 tahun

2. FAKTOR GENETIK : Memeiliki anggota keluarga yang mengalami kanker payudara

3. KONTRASEPSI ORAL : Menggunakan kontrasepsi oral dalam jangka waktu yang lama

4. MENSTRUASI DIINI : Perempuan yang menstruasi pertamanya di bawah usia 12 tahun

5. RIWAYAT PENYAKIT : Perempuan dengan riwayat tumor jinak pada payudara lebih berisiko mengalami kaneker payudara

6. KEHAMILAN PERTAMA DI USIA TUA : Melahirkan anak pertama di atas usia 35 tahun

7. MANOPAUSE USIA LANJUT : Perempuan yang mengalami menopause di atas usia 52 tahun

8. POLA HIDUP TIDAK SEHAT : Obesitas atau kelebihan berat badan setelah menopause, jarang berolahraga, merokok, serta mengonsumsi alkohol dan makanan berlemak secara berlebihan

9. TIDAK MENYUSUI


cara-mendeteksi-kanker-payudara.jpg



CARA MENDETEKSI KANKER PAYUDARA [Source : KalahkanKanker.com] 


1. SADARI [perikSA payuDAra sendiRI]

==> Dilakukan secara rutin 7 hari setelah menstruasi setiap bulan, saat jaringan payudara tidak terlalu sensitif. Jika sudah menopause, tentukan tanggal yang mudah diingat untuk melakukan SADARI.


2. SADANIS [pemerikSAan payuDAra kliNIS oleh tenaga medis terlatih]

==> Pemeriksaan fisik oleh dokter umum, dokter spesialis kandungan [ginekologi, bidan, atau perawat terlatih]. Perempuan yang berisiko tinggi sebaiknya melakukan pemeriksaan ini setiap 3 tahun sekali, ketika memasuki usia 20 tahun.


3. MAMMOGRAFI

==> Pemeriksaan Mammografi ini dapat dilakukan setiap tahun sejak memasuki usia 40 tahun keatas atau sesuai dengan saran dokter


4. USG [Ultrasonografi]

==> Pemeriksaan USG biasa dilakukan sebagai pemeriksaan lanjutan dari pemeriksaan mammografi, ketika pasien menemukan gejala kanker payudara. USG terutama dilakukan pada perempuan yang masih berusia di bawah 40 tahun, ketika jaringan payudara masih padat sehingga tidak efektif jika diperiksa dengan mammografi saja



6 LANGKAH MELAKUKAN SADARI [Source : KalahkanKanker.com]


1. Berdiri Tegak menghadap cermin. Cermati bila ada perubahan bentuk dan permukaan kulit payudara, pembengkakan, atau perubahan pada puting. Jangan khawatir bila bentuk payudara kanan dan kiri tidak simetris [asimetris]

2. Angkat kedua lengan keatas, tekuk siku dan posisikan tangan di belakang kepala. Dorong siku ke depan, cermati payudara. Kemudian dorong siku ke belakang dan cermati lagi bentuk dan ukuran payudara. Pada saat ini, otot dada kamu dengan sendirinya akan berkontraksi ketika melakukan gerakan ini.

3. Posisikan kedua tangan pada pinggang, condongkan bahu ke depan sehingga payudara menggantung dan dorong kedua siku ke depan, lalu kencangkan [kontraksikan] otot dada kamu.

4. Angkat lengan kiri ke atas dan tekuk siku sehingga tangan kiri memegang bagian atas punggung. Menggunakan ujung jari tangan kanan, raba, dan tekan daerah payudara dan cermati seluruh bagian payudara kiri hingga ke daerah ketiak

5. Buatlah gerakan lingkaran-lingkaran kecil dari atas ke bawah [vertikal], melingkari daerah payudara, serta dari tepi payudara ke puting dan sebaliknya. Ulangi gerakan yang sama pada payudara kanan kamu. Pencet puting dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk. Cermati bila ada cairan yang keluar dari puting. Segera berkonsultasi dengan dokter jika terdapat cairan yang keluar dari puting

6. Pada posisi berbaring, letakkan bantal di bawah punggung [sisi payudara yang akan diperiksa]. Angkat lengan kiri ke atas dan cermati payudara kiri menggunakan tiga pola gerakan sebelumnya. Angkat lengan kanan ke atas, dan lakukan pemeriksaan yang sama pada payudara kanan. Pada setiap gerakan SADARI, pastikan semua batas payudara teraba; Batas atas - dua jari di bawah tulang selangka, batas bawah - garis melingkar payudara, batas tengah - garis tengah tubuh, dan batas paling luar - pertengahan ketiak ke bawah


pilihan-terapi-untuk-kanker-payudara.jpg



PILIHAN TERAPI KANKER PAYUDARA [Source : KalahkanKanker.com]


Dokter menentukan pengobatan yang terbaik untuk eorang pasien, berdasarkan jenis kanker payudara, stadium serta kondisi fisik pasien. Pilihan terapi tersebut adalah :


1. PEMBEDAHAN

Pengambilan jaringan kanker atau pengangkatan payudara. Pembedahan dibagi ke dalam 3 kategori, dilihat dari luasnya jaringan yang diangkat. Dokter akan menentukan pembedahan mana yang paling sesuai dengan elihat karakteristik sel kanker serta kondisi yang nyaman untuk pasien.

*** LUMPEKTOMI : Pengangkatan sel kanker serta jaringan sekitiarnya dengan tetap berupaya mempertahankan penampilan asli payudara
*** MASTEKTOMI SEBAGIAN : Pengangkatan sel kanker serta jaringan sekitar dengan luas yang lebih besar, dibandingkan pada Lumpektomi
*** MASTEKTOMI TOTAL : Pengangkatan sel kanker serta sleuruh payudara, untuk mencegah sel tumor muncul kembali.


2. RADIOTERAPI

Terapi ini adalah terapi menggunakan sinar berkekuatan tinggi, seperti sinar-X dan sinar Gama untuk menghancurkan kanker. Radioterapi biasanya dilakukan setelah pembedahan untuk membersihkan sisa-sisa sel kanker ataupun sebelum pembedahan disertai kemoterapi, untuk memperkecil ukuran sel kanker. Radioterapi juga bisa digunakan tanpa pembedahan pada pasien kanker payudara stadium lanjut unutk meringankan gejala.


3. KEMOTERAPI

Terapi ini adalah terapi menggunakan pemberian obat untuk memperkecil ukuran sel kanker, mecegah sel kanker tumbuh kembali paska operasi, mengurangi gejala, meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang harapan hidup pasien dengan sel kanker yang sudah menyebar ke bagian tubuh lain. Pengobatan kemoterapi bekerja dengan cara menyerang sel yang membelah diri dengan cepat seperti sel kanker dan sel normal lainnya, antara lain folikel rambut, sumsum tulang, dan sel pada mulut. Hal ini menyebabkan kemoterapi sering diasosiasikan dengan berbagai efek samping seperti kelelahan, rambut rontok, hilang nafsu makan, dan mulut kering.


4. TERAPI TARGET

Terapi target atau sering juga disebut agen biologis adalah pendekatan baru dalam terapi kanker. Terapi ini secara spesifik menaragetkan molekul-molekul biologis dalam tubuh yang ebrperan dalam merangsang pertumbuhan sel kanker, sehingga pertumbuhan sel kanker menjadi terhambat, lemah, ataupun hancur. Karena bekerja secara spesifik pada targetnya, terapi ini tidak menyerang sel-sel normal yang membelah diri dengan cepat seperti kemoterapi.


5. TERAPI HORMON

Terapi hormon adalah terapi yang bekerja dengan menghambat hormon progesteron dan estrogen. Hormon-hormon ini dapat merangsang pertumbuhan sel kanker payudara, terutama jenis kanker payudara yang pertumbuhannya tergantung pada reseptor hormon.


cara-mendeteksi-kanker-payudara-sendiri-di-rumah.jpg



GAYA HIDUP SEHAT UNTUK PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA [Source : KalahkanKanker.com

Berikut ini adalah hal-hal yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko terkena kanker payudara :


1. MEMPERTAHANKAN BERAT BADAN IDEAL

==> Kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko seseorang terkena berbagai jenis kanker termasuk kanker payudara
==> Jaringan lemak meningkatkan produksi estrogen, yang jika berlebihan sering dikaitkan dengan pemicu kanker payudara
==> Batasi asupan makanan dan minuman berkalori tinggi


2. AKTIF BEROLAHRAGA

==> Dewasa : lakukan olahraga dengan intensitas sedang hingga tinggi, minimal 75 hingga 150 menit dalam 1 minggu
==> Anak dan Remaja : lakukan olahraga dengan intensitas tinggi selama 1 jam, minimal 3x dalam 1 minggu


3. KONSUMSI MAKANAN SEHAT

==> Mengurangi konsumsi daging merah dan daging olahan, serta memperbanyak konsumsi sayur dan buah
==> Pilih makanan yang tergolong whole grain atau produk makanan yang menggunakan biji-biji serelia utuh seperti gandum, jagung, dan quinoa
==> Hindari konsumsi minuman beralkohol berlebihan



SUMMARY :


Ayo cek dan ricek silsilah keluarga se-darah kamu mulai dari orang tua kamu, tante, om, kakek, nenek, kakak dan adik kandung kamu, maupun buyut kamu, apakah ada di antara mereka ada yang pernah mengalami kanker, entah itu kanker payudara, kanker prostat, atau apapun, karena dengan  mengetahui sejarah penyakit kanker dari silsilah keluarga kamu itu termasuk deteksi dini kanker untuk kamu sendiri. Dan mulai sekarang, kurangi konsumsi daging merah seperti ayam, daging, maupun hewan ber-kaki lainnya. yang aman ya makan ikan :) Yang pasti, yuuk memakai bra yang pas untuk ukuran payudara kamu, dan jangan sampai kesempitan ya. Dan bagi ibu ibu hamil dan ibu ibu menyusui, yuuk kita berikan ASI pada bayi kita agar berdampak sehat untuk sang ibu juga.


indonesian-beauty-blogger.jpg




Thank you for reading~


Cheers!!


9 comments on "BREAST CANCER AWARENESS"
  1. makasih infonya ya mbk, penting ini mah

    ReplyDelete
  2. Inda Chakim ==> my pleasure mba Inda, thank you :))

    ReplyDelete
  3. kanker payudara termasuk yang sering wanita alami... aku belum pernah kena ini..jangan sampe deh :v...*brb sadari

    ReplyDelete
  4. suria riza ==> iya mba, bukan di "AKU" nya sih, tapi coba kita sadari juga silsilah keluarga dalam apakah ada yang pernah kena kanker dulu nya.. Dengan itu membuat kita juga aware. Hhiiyy ngeri yaah :P

    ReplyDelete
  5. Ngeri cyin... Semoga kita semua tetap sehat bugar ^^

    ReplyDelete
  6. baru tau ternyata kanker payudara juga bisa di pengaruhi oleh faktor keturunan ya

    ReplyDelete
  7. Semoga kita selalu sehat ya mba

    aq juga diundang sewaktu acara di Surabaya, ngeri banget penyakit ini.

    ReplyDelete
  8. ucik adiningtyas ==> Amin. Semoga selalu sehat walafiat ya cyiin.. :D


    devina putri ==> ya, itu salah satu faktor nya. Cek silsilah keluarga yuukk :))

    ReplyDelete
  9. Adhelia Fa ==> senang postingan aku bermanfaat mba, terima kasih. Gak semua benjolan itu kanker, tapi tumor yang di diamkan bisa menjadi kanker. Hhiiyy~


    Diary si vika ==> Amin. Semoga selalu sehat walafiat ya mba :)

    ReplyDelete

READ the post carefully,
Leave your comment nicely,
Do not leave active link.

CHEERS~